Jumat, Oktober 02, 2009

Nenekku Ternyata The Real SHEroes

Sebelumnya, mohon maaf lahir dan bathin, semoga semua amalan kita di bulan Puasa yang lalu diterima allah, sehingga kita semua merayakan Kemenangan yang Sebenarnya di bulan yang Fitri ini...Amin
Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

Seperti tahun sebelumnya, acara pokok untuk merayakan Idul Fitri ini, selain merayakan kemenangan setelah berpuasa, adalah, acara silaturahmi ke sanak saudara, tua atau muda.
Alhamdulillah karena orang tua masih ada, mudiknya gak terlalu jauh, hanya ke Depok.









Selain ke orang tua sendiri dan mertua, juga ke nenek, atau adiknya nenek, tapi teteup juga kan, nenek gitu loh.
Ternyata obrolannya sekitar peristiwa yang terjadi di negara ini.
Mulai dari bencana, dan sampai kepemimpinan seorang SBY.
Mantap lah nenekku yang satu ini.
Urusan Freeport atau Obama juga jadi bahan obrolan, sampe masalah GEPENG di Ibukotapun, beliau punya perhatian lebih.
Terutama mengenai masalah kemiskinan di sekitarnya.

Yang paling menarik dari kunjungan hari itu, beliau menceritakan, jaman SMA nya dulu di Jogja, begitu selesai SMA, beliau mendaftar ke Gajah Mada (UGM), tapi karena belum mulai perkuliahannya, maka beliau dan teman temannya luntang lantung, macam pengangguran, gak tau mesti melakukan apa.
Terdengar kabar bahwa tentara Belanda akan masuk ke Jogja, maka beliau dengan beberapa temannya berencana melakukan kegiatan subversif, atau melakukan perlawanan secara gerilya dengan membuat tulisan yang mengajak rakyat Indonesia untuk melawan Belanda.
Sebuah mesin tik sudah dikumpulkan, dan ditaruh di rumah.
Tapi apa daya, segala persiapan yang dilakukan ternyata gagal.
Pada suatu malam, segerombolan tentara Belanda, dengan tanknya datang ke rumah nenekku ini, dan langsung membawanya ke sebuah tempat, rumah besar kata nenekku.
Disana ternyata, teman teman yang lain sudah ada, mereka sudah ditangkap juga, akhirnya nenek di tahan di sebuah kamar.
Luas sekali kamar itu, ada ranjang untuk tidur, meja dan kursi.
Setiap malam nenek selalu mendorong meja dan kursi itu untuk mengganjal pintu dari dalam, takut katanya.
Setiap hari ada saja tentara Belanja yang menginterogasinya, tapi mereka sangat santun, dan ternyata mereka adalah mahasiswa, jadi acara interogasinya malah ke arah ngobrol dan ternyata nyambung.
Setelah 2 minggu penahanan, dan interogasi, nenek akhirnya dilepaskan, karena tidak terbukti telah melakukan tindakan subversif, walaupun sudah melakukan persiapan ke arah itu.

Si Belanda ini kemudian menawarkan sekolah gratis di Belanda, sebagai imbalan dan permintaan maaf mereka kepada nenek dan teman temannya.
Tapi nenek menolak, karena ia lebih mencintai Gajah Mada dibanding sekolah Belanda sana.
Wah ternyata beliau memang patriot yah, walau tidak angkat senjata, tapi sikapnya bukti cinta tanah air yang sesungguhnya...
Mantap euy.

Saya yakin masih banyak kisah yang tidak dikisahkan secara gamblang kepada kita dari orang terdahulu kita di masa perjuangan dulu.
Padahal kemungkinan itu ada kisah yang pasti merupakan bagian tercecer dari kekuatan kita menjadi bangsa yang merdeka seperti saat ini.




plazamuslim.com

Senin, September 14, 2009

(Artikel Lama) 21 Tips Cara Berbisnis







(by Laura Tiffany, February 01, 2006, artikel ini mula² diterbitkan di Entrepreneur.com pada tahun 2001. Diperbaharui dengan informasi baru pada tahun 2006)

Meskipun Anda terus berdoa dan berharap, bisnis Anda tidak bisa terus berjalan mulus. Anda tetap harus berusaha, dan untuk itu kami punya beberapa tips bagi Anda.

Sudah kami temukan nih, solusi pemasaran yang sempurna untuk Anda. Pertama-tama, tutup mata Anda. Sekarang, peluk monitor komputer Anda. Dengan menggunakan teknologi paling-rahasia yang dikembangkan di laboratorium Entrepreneur.com, dengan seketika akan kami kirimkan daftar pelanggan yang tak-habis²nya ke otak Anda dan bisnis wirausaha Anda. Wah, agaknya, tak bisa nih. Tetapi ini bukan karena kami tak punya teknologi-nya, lho (hanya tinggal satu logaritma lagi, sumpah deh), sungguh kami ingin membantu Anda menolong diri Anda sendiri. Untuk itu, kami berikan Anda sesuatu yang lebih baik : 21 ketrampilan memasarkan, yang akan membantu Anda menemukan pelanggan² yang akan mengisi koper² bisnis Anda. Cetaklah kiat ini, kirimkan dan padukan ia ke dalam rencana pemasaran Anda dan bersiaplah untuk kebanjiran penjualan.

A. KIAT-KIAT DASAR:

1.CIPTAKAN SARANA PEMASARAN YANG BERKUALITAS.
Ini tidak berarti Anda harus mengalokasikan 75 persen anggaran Anda untuk biaya² cetak, slide presentasi dan situs Web. Namun, memang ini berarti Anda harus berpikir dalam² tentang (memvisualisasikan) target yang Anda ingin capai. "Silahkan duduk, dan buatlah daftar segala yang Anda perlukan setiap kali Anda menghubungi klien atau calon pelanggan, termasuk paket stasioneri, alat² presentasi dan brosur²," nasehat pakar pemasaran Kim T. Gordon, Ketua National Marketing Federation Inc. dan kolumnis Entrepreneur.com. "Selanjutnya, jika Anda tidak bisa [mengusahakan] untuk mencetaknya segera, paling tidak pekerjakanlah seorang disainer dan seorang penulis untuk menciptakan bahan² tsb sehingga Anda memilikinya di dalam disk." Namun, jika hal inipun membuat tulang-belakang rekening bank Anda gemetaran, temukanlah cara² kreatif untuk mengatasinya: Sewalah seorang mahasiswa seni atau pemasaran dari universitas lokal, atau barterlah jasa Anda dengan wirausahawan yang lain.

2. SAMBUTLAH KLIEN DENGAN 'GAYA'
Voice mail boleh jadi tak cocok untuk rencana pemasaran Anda, namun seandainya nih, seorang klien potensial menelepon dan anak Anda yang menjawab, klien tsb tentu akan raib sebelum Anda menjadikannya klien Anda. Maka usahakanlah punya Voice mail yang profesional (Telkom menawarkan beberapa pilihan, lho) dengan beberapa perangkat, demikian nasehat Gordon, sehingga penelpon bisa menekan "1" untuk mendengar lebih banyak tentang jasa Anda, "2" untuk alamat web dan e-mail Anda, dll.

3. FOKUSLAH SETAJAM MUNGKIN
Daripada menghabiskan waktu dalam usaha menjangkau semua orang, lebih baik batasilah target audiens Anda hanya pada prospek² yang sangat berkualitas. Daripada mengunjungi tujuh grup jaringan setiap dua bulan, kunjungilah hanya dua grup dengan prospek² terbaik setiap minggu. "Daripada memasarkan ke 5000 perusahaan, pilih sajalah beberapa lusin perusahaan yang benar² memenuhi syarat dan jalinlah hubungan rutin dengan mereka," ujar Gordon. Hubungilah mereka, kirimi bahan² pemasaran Anda, dan kemudian ajaklah untuk bertemu. Ini akan menghemat waktu dan uang Anda.

4. MANFAATKAN PAMERAN NIAGA SEBAIK2NYA
Nah, ini paduan tips, buah pikiran Rick Crandall, seorang pembicara, konsultan, dan pengarang buku² pemasaran:
Jika Anda belum juga dapat toko, usahakanlah mendapat seseorang yang bisa berbagi tokonya dengan Anda. Anda bantu mereka menjalankan toko, dan mereka dapat orang lokal yang bisa memandu mereka melihat-lihat kota. Jika Anda memutuskan tidak perlu toko, oke maju terus. Anda selalu bisa koq berbisnis dengan peserta² pameran (exhibitors) – tapi pastikanlah untuk menghargai waktu mereka dengan para pelanggannya sebelum Anda mendekati mereka sebagai mitra yang ingin berbagi bisnis (B2B). Setelah mengikuti seminar, yakinkanlah sungguh² bahwa Anda menjalankan kiat² seminar tsb. Apa gunanya ikut seminar jika Anda berakhir di bak sampah? Pusat Riset Industri Pameran menyatakan di tahun 2000, 88% peserta pameran tidak dihubungi oleh orang² penjualan. Coba perbaiki statistik tsb.

5. LAKUKAN INTELEJEN KOMPETITIF SECARA ONLINE
Ketika Joyce L. Bosc memulai Boscobel Marketing Communications Inc. pada tahun 1978 di rumah-nya di Silver Spring, Maryland, dia tidak tahu apa² tentang kompetisi yang sedang berlangsung. Sekarang ini, dia berkata, wirausahawan sudah jauh lebih mudah. "Sebagai bisnis rumahan [di tahun 1978], bagaimana Anda bisa tahu apa yang sedang dilakukan pesaing Anda, apa yang sedang mereka bebankan, atau klien seperti apa yang mereka punya?" ujar Bosc, yang sekarang perusahaannya punya 18 karyawan dan tidak lagi berbasis rumah. "Hari ini, informasi itu sepenuhnya ada di ujungjari Anda." Jadi, temukanlah situs pesaing Anda dan carilah informasi.

B. BERSIKAPLAH BERSAHABAT:

6. TAWARKAN BANTUAN ANDA
Ingin dikenal sebagai seorang pebisnis yang baik -- dan sebagai seorang budiman? Bantulah orang². Ellen Cagnassola mendirikan bisnis sabun buatan-tangan, MaryEllen's Sweet Soaps di Fanwood, New Jersey. Salah satu perolehan bisnisnya yang terbesar adalah berita mulut-ke-mulut yang dihasilkan bukan hanya karena kerjanya yang baik, tetapi juga karena kebajikannya. "Aku [siap menjadi] orang pertama yang membantu orang lain, dan aku menawarkan gagasan dengan gratis," ujar Cagnassola. "Aku pikir, hal ini dan antusias-ku terhadap bisnisku lah yang membuat orang² ingin menjadi bagian dari kesuksesan-ku." Di manakah ia menawarkan bantuan? Pusat Bisnis Wanita New Jersey dan Komite Revitalisasi di kota asalnya adalah beberapa tempat dimana ia berbagi kemampuan.
Cara lain untuk membantu masyarakat Anda dan bisnis Anda adalah dengan menyelaraskan diri Anda dengan organisasi nirlaba. Patrick Bishop, penulis Money-Tree Marketing, menawarkan ide ini: "Bentuklah program pengumpulan dana yang bermanfaat bagi sekolah, misalnya kartu diskon. Nah, di saat anak² sedang menjual kartu, mereka juga sedang mempromosikan bisnis Anda, lho."

7. TAWARKAN SAMPEL KARYA ANDA
Crandall menyarankan bahwa jika misalnya Anda seorang disainer web, Anda berselancar di internet, menemukan klien potensial, maka Anda bisa mengirimi mereka beberapa tips cara memperbaiki situs mereka. Atau Anda bisa lakukan kiat Anne Collins: "Awalnya, aku maunya tembak langsung aja mengajak bisnis," papar Collins, yang memiliki firma disain grafis berbasis-rumah di Laurel, Maryland, Collins Creative Services Inc., sekarang berbangga bahwa Angkatan Perang A.S. adalah salah satu klien-nya. "Terkadang aku tawarkan pekerjaan ringan secara gratis untuk menunjukkan klien potensial bagaimana kualitas pekerjaanku dan agar mereka terbiasa bekerja denganku."

8. JARINGAN / NETWORK
Jika kiat pemasaran yang ini sudah Anda dengar sebelumnya, ya memang ada alasan kuat: Kiat ini memang manjur. Bergabunglah ke dalam KADIN lokal Anda, kelompok² pengarah seperti LeTip International Inc., Leads Club, asosiasi industri Anda, atau Rotary Club. Ketika Anda bepergian, tanyalah orang² yang Anda temui: arahan apa yang mereka inginkan –dan simaklah sungguh² apa yang mereka katakan. Mereka akan mengganjar Anda setimpal.

9. PADUKAN PROMOSI DENGAN BISNIS2 LAIN
Dengan siapa Anda berbagi pelanggan? Temukan jawabannya dan cari cara bagaimana Anda dapat berpromosi satu sama lain. Jika Anda seorang humas, dekatilah penulis-cetak atau perancang grafis untuk rujukan² (referensi) klien. Atau, Anda bisa simak kelompok yang Crandall tahu ini: The Wedding Mafia, kelompok para profesional pernikahan (jurumasak, DJ, pembuat pakaian, jurupotret, dll.) yang bekerja sama melalui rujukan². Pilihan lain adalah menambahkan catatan ringkas di bagian bawah faktur Anda yang mereferensikan "seorang konsultan komputer yang hebat" kepada klien² akuntansi Anda, dan sang konsultan berbuat yang sama juga bagi Anda.

10. MENGOBROL /CHATTING ONLINE
Temukan newsgroups yang mengakomodasi audiens Anda dan bergabunglah. "Aku sih tidak memulai [ambil bagian di kelompok diskusi online] untuk berbisnis, tetapi sebagai cara menemukan informasi berbagai subjek," ujar Shel Horowitz, pemilik Accurate Writing & More yang berbasis di Northampton, Massachusetts, dan pengarang beberapa buku pemasaran, termasuk Grassroots Marketing. "Tetapi, ternyata hal itu menjadi alat pemasaran tunggal terbaik yang aku gunakan. Aku hanya perlu meluangkan waktu ku saja. [Satu] daftar saja telah membuatku mendapat sekitar 60 klien dalam lima tahun ini."

11. TAWARKAN LAPORAN BERKALA LEWAT E-NEWSLETTER
Ini, di samping, memantapkan Anda sebagai seorang ahli, juga menyediakan alat pemasaran lain yang amat penting: alamat e-mail dari klien² potensial. Anda telah membuka gerbang untuk membina hubungan dengan orang² ini dengan cara menawarkan informasi gratis. Kini mereka bisa mendekati Anda untuk berbisnis, atau Anda bisa menggunakan alamat² email ini untuk menawarkan jasa/bisnis Anda.
12. JANGAN TUNGGU PELANGGAN YANG MENUNGGUY ANDA ONLINE
Daripada membeli daftar e-mail (milis) untuk beriklan secara massal tanpa personalisasi, lebih baik luangkanlah waktu untuk menelusuri Web, mencari bisnis² yang berhubungan dengan bisnis Anda, selanjutnya surati mereka secara pribadi, jelaskan mengapa Anda mengganggap mereka perlu membina hubungan bisnis dengan Anda. "Surat² begini punya kecenderungan yang tinggi lho untuk dijawab, sebab surat² tersebut bersifat pribadi," ujar Crandall. "Dan apabila ada sesuatu yang kita dapat berbisnis untuk itu, maka pintunya sudah kubuka ‘tuh. Begitu pintu tersebut terbuka, aku pun bisa berbisnis ribuan dolar dengan orang² yang bahkan sama sekali tak kukenal [sebelum aku menyurati mereka]."

C. MEMNYEBAR (KATA) PROMOSI:

13. PERGILAH KE TEMPAT PROSPEK TERBAIK ANDA BERADA
Ini disebut pemasaran ruang-permainan. Jika Anda punya bisnis hewan piaraan, mintalah ijin pengurus dan kantor dokter-hewan setempat agar Anda dapat memajang brosur. Apakah Anda seniman lanskap? Tawarkanlah untuk menghias tempat penitipan anak² setempat. Apakah Anda mengelola pesta HUT anak²? Bayarlah gedung bioskop setempat agar menayangkan promosi Anda sebelum pemutaran film² keluarga. "Pastikanlah agar lingkungannya sesuai," Gordon mengingatkan. "Jika Anda konsultan bisnis, Anda tidaklah akan beriklan di layar bioskop. Beriklanlah di tempat di mana orang² paling mungkin memikirkan tentang apa yang Anda jual."

14. JADILAH SEORANG PAKAR / AHLI
Cagnassola mengembangkan ketrampilan bisnisnya menjadi alat pemasaran dengan menulis artikel² online. "Tulislah artikel² untuk menunjukkan bakat² Anda dan berikanlah sebagai pengisi ke pemilik situs Web yang Anda rasa sesuai," ujar Cagnassola. "Hal itu, selain akan memberikan lebih banyak lalu-lintas situs dan pelanggan potensial, juga akan memberikan Anda portofolio bisnis dunia yang mendemonstrasikan indra bisnis dan layanan/produk Anda."
Cara² lain untuk memantapkan Anda sebagai pakar: Jawablah pertanyaan² di forum online; usahakan Anda didaftar ke dalam direktori seperti Experts.com, Profnet.comor The Yearbook of Experts; kirimkanlah kiat² ke saluran media lokal; tulislah buku atau pamflet; atau lakukanlah kiat berikutnya di daftar kami.

15. JADILAH TUAN-RUMAH SEMINAR
Murah. Mudah. Dan cara yang ampuh untuk mengatasi ketakutan Anda berbicara di depan umum. Crandall menceritakan seorang pialang bisnis yang melakukan seminar gratis mingguan. Para penjual bisnis tidak hadir, karena memang mereka bukan orang baru dalam hal proses pialang bisnis, tetapi mereka menyimak iklan-nya dan menelpon untuk meminta layanan-nya. Para pembeli bisnis hadir, dan sang pialang sekarang mempunyai calon² prospek. "Anda mendapat publisitas gratis, Anda mendapat prospek yang menghubungi Anda, dan Anda membangun tingkat keahlian Anda," papar Crandall, yang menjadi tuan-rumah seminar² pemasaran-nya sendiri.

16. USHAKAN AGAR DILIPUT BERITA LOKAL
Tarik perhatian media lokal sebanyak mungkin dengan rilis² berita personal. Coba deh ini, mana yang lebih menarik bagi media lokal Anda: wirausahawan katering rumahan yang sukses dengan kontrak nasional, atau wirausahawan katering dari Hometown Ohio dengan kontrak nasional? Yah, bahkan jika Anda pernah tinggal di suatu tempat, suratilah media lokal di sana. Crandall baru² ini mempromosikan buku tentang masa kanak² ibunya dengan menyurati dua koran, satu di tempat ibunya tinggal sekarang dan satu lagi di tempat tinggal sebelumnya, dan kedua-dua koran memuat cerita tersebut.

17. BERSIAP-SIAP UNTUK CLOSE UP ANDA
Apakah TV tidak termasuk ke dalam anggaran pemilik bisnis berbasis-rumah? Jangan dong. Usahakanlah Anda bisa tampil di TV. "Anda memang tidak bisa secara kasar mengiklankan layanan atau produk Anda, tetapi iklan adalah cara yang baik untuk lebih dikenal," ujar Bishop. "Contoh, jika Anda menjual kerajinan, Anda mungkin memulai suatu tayangan kerajinan instruksional. Anda bisa mengadakan kontes atau membagikan sesuatu secara gratis. Ketika orang² menelpon atau menyurati, Anda bisa memulai sebuah milis dan kemudian menghubungi mereka tentang bisnis Anda." Manfaat lainnya: Ini menambah keahlian Anda dan memberikan Anda publisitas yang baik.

D. LAYANAN PELANGGAN:

18. GRACIAS/MERCI/TERIMA KASIH
Curahilah 20 persen teratas dari klien Anda yang pembeliannya terbanyak (baik dalam hal jumlah barang maupun uang) dengan ungkapan² terimakasih, apakah berupa hadiah, makan siang ataupun nota² personal. "Itu tidak boros uang " kata Gordon, "tapi cara yang bagus untuk memberitahu pelanggan terbaik Anda bahwa mereka spesial."

19. TAWARKANLAH GARANSI
Lebih banyak orang² yang akan mencoba bisnis Anda dan merekomendasikan bisnis Anda, jika Anda menawarkan "kepuasan dijamin." Akhir cerita.

20. USAHAKAN AGAR ORANG2 MEMBICARAKAN ANDA
Pemasaran dari-mulut-ke-mulut adalah hal termurah yang dapat Anda lakukan untuk melajukan bisnis Anda. Cara utama untuk menarik orang² adalah lakukan saja pekerjaan yang bagus: Buat klien² Anda terkesan, dan mereka akan bercerita kepada semua orang tentang kesan mereka tersebut. Namun, ada nih taktik yang lebih agresif yang Anda dapat gunakan juga. Mintalah semua orang yang Anda kenal agar mempromosikan bisnis Anda. Bagikan kartu² bisnis lebih dari satu kepada orang² sehingga mereka bisa membagikannya lagi. Bahkan, coba telusuri Rolodex (daftar relasi) milik klien favorit Anda (dengan ijin-nya, tentu saja) untuk menemukan referensi² potensial.

21. KETIKA RAGU-RAGU ANGKATLAH TELEPON
Daripada menyesali kekosongan bisnis Anda, mengetuk jari² Anda di atas meja Anda dan menambah kerut² di kening Anda, lebih baik hubungilah pelanggan. Sentuh dasarnya, lihat mereka sedang apa, kunjungi kantor mereka ketika Anda menjalankan pesanan, lihat apakah ada yang bisa Anda lakukan untuk mereka, sekalipun itu pekerjaan tak dibayar. Hal itu akan meningkatkan hubungan Anda, dan Anda bisa menggetarkan memori mereka. Nah, jika Anda tidak mengangkat telepon, maka Anda tidak akan pernah mendengar “Aku udah mau menelpon Anda nih!”

plazamuslim.com

Rabu, Agustus 05, 2009

Referensi atau Referal





Seringkali di dunia maya ini istilah referal ini digunakan. Terutama oleh toko online yang besar, seperti Amazon. Referal atau referensi, sama juga dengan makelar, atau penghubung. Siapa yang mengikuti program ini, punya hak untuk menjual produk yang dimasukkan dalam program ini. Bisa muali e book sampai jasa pembuatan website. Di Indonesia belum banyak yang memakai program seperti ini. Kisaran komisi yang ditawarkan, mulai dari 5% sampai dengan 50% dari harga jual. Sistem ini sangat membantu untuk mempercepat penjualan dan perluasan daerah jualan dari barang atau jasa yang direferalkan.

Biasanya produk-produk yang direferalkan, mensyaratkan, si calon referer harus membeli dulu produknya, seperti Formula Bisnis
Si reseller atau referral bisa mendapat link, untuk menjual e book dari Formula Bisnis ini
Tapi ada juga yang tidak mengharuskan membeli dulu produknya, seperti Cafe Bisnis. Tapi memang ada perlakuan berbeda kepada membernya. Perbedaan fasilitas yang diberikan juga besar komisi apabila berhasil melakukan penjualan.
Cafe Bisnis, menjual produk berupa tutorial untuk pemakaian Wordpress. Mereka yang ingin belajar WP, bisa berguru ke Cafe Bisnis ini, karena memang si empunya Cafe Bisnis ini sudah teruji keunggulannya.
Sama seperti Cafe Bisnis, VCC Indonesia juga tidak mewajibkan si referrer untuk membeli produknya terlebih dahulu.

Di dunia offline juga ada referral. Referensi berlaku untuk penjual macam macam barang. Atau bisa juga dikenali dengan istilah makelar atau calo.

Saya, calo banget, maklum gak punya modal BESAR.
Katanya jadi calo gak perlu modal.
Halah....gak tau aja tuh orang.
Jadi calo yang menghubungi atau mencari calon pembeli, kan juga pake modal.
Emang wara wiri gak pake modal.
Nelepon gak pake modal.
Hihihihi, pake modal lah.
Tinggal attitude dan etika si calo niy yang perlu dibenahi.
Jangan sradak sruduk kayak banteng ngamuk.
SerSan aja, Serius tapi juga Santai....asal jangan sampe nginjek tokai...hehehehehe.




plazamuslim.com

Senin, Agustus 03, 2009

Ini soto kuah ayam ato soto ayam???







3 hari lalu, saya ada 2 pertemuan di 2 daerah yang aga berjauhan. Di Jakarta Barat dan Selatan.
Pertemuan semi bisnis dengan teman lama.
Maklum lah kalo pertemuan seperti ini memang, kadang berakhir dengan maksi bersama.
Karena tau macet, saya rencanakan berangkat lebih awal, pake mobil.
Selesai bincang-bincangnya, maksi bareng dengan menu soto ayam.
Wah, kalo melihat mangkoknya, pasti ini porsi gak main-main, alias nendang lambung deh pokoknya.
Karena tidak mau repot, saya pesan nasi dan soto dalam satu mangkuk, jadi gak usah datang piring dan mangkok, cukup satu saja.
Minumnya cuma jeruk hangat, biar lancar ke belakangnya.
Lumayan banyak ayam, bihun, dan telurnya 1 buah dipotong empat, jadi memang ini soto ayam.
Soto, ayamnya hadir dengan porsi yang signifikan...
Walah, bahasanya signifikan...keren gak tuh.
Harganya juga lumayan.
12 ribu, dengan teh hangat.
Satu lagi pengalaman, juga makan soto ayam.
Besar mangkuknya sama dengan tempat kemaren.
Ada bihun, telur, dan ayamnya juga.
Bedanya jumlah suwiran ayamnya sangat jauh beda dengan di tempat pertama.
Walah, sampe teman semeja saya ngomong begini.
" Ini Soto ayam apa soto kuah ayam?"katanya.
" Maksudnya apa?"tanya saya.
" Ini, soto kok kuah semua, ayamnya mana?"jawab teman saya itu sambil ngaduk ngaduk sotonya.

Hehehehe

Saya cuma mesem aja, maklumlah kebanyakan kuahnya, harga juga jauh beda dari yang pertama, soto ini cuma 6000,...halah



plazamuslim.com

Belajar Wordpress GRATIS di sini...

Belajar Bisnis Online