Minggu, Januari 27, 2013

Minggu

Minggu


Paket wisata
Rumah dijual
Property Consultant
plazamuslim.com

Doa Rasulullaah setelah Sholat Tahajjud


Do'a ini dibaca Rosulullooh صلى ا لله عليه وسلم setelah Sholat Tahajud.

"Ya Alloh segala puji bagi Engkau. Engkau adalah cahaya bagi langit dan bumi dan orang-orang yang ada di dalamnya. Dan segala puji bagi Engkau. Engkau penjaga dan pemelihara langit dan bumi serta orang-orang yang ada di dalamnya- [Dan segala puji bagi Engkau, Engkau raja langit dan bumi dan orang-orang yang ada di dalamnya]- Dan segala puji bagi Engkau, Engkau Maha Benar, janjiMu Benar, firmanMu benar, pertemuan denganMu adalah benar, surga itu benar, neraka itu benar, hari kiamat itu benar, para nabi itu benar dan Muhammad itu benar. Ya Allooh, kepadaMu aku berserah diri, kepadaMu aku bertawakkal, kepadaMu aku beriman, kepadaMu aku bertaubat, kepadaMu aku mengadukan perselisihanku dan kepadaMu aku memohon keputusan. Engkau Tuhan kami dan kepadaMu kami kembali. Maka, ampunilah dosa-dosaku, baik yang telah aku lakukan maupun yang belum aku lakukan, dan apa-apa yang aku sembunyikan dan apa-apa yang aku nyatakan. [Sesungguhnya Engkau lebih mengetahui tentang itu dari aku], Engkau yang dahulu dan Engkau yang terakhir, Engkau Tuhanku tidak ada Tuhan selain Engkau, tidak ada kekuatan selain daripada Engkau."
[Bukhori, Muslim, Abu 'Uwanah, Abu Dawud, Ibnu Nashr dan Ad-Darimi]

Paket wisata
Rumah dijual
Property Consultant
plazamuslim.com

Kasih Sayang Itu Indah By: Muhamad Agus Syafii

Kasih Sayang Itu Indah

By: Muhamad Agus Syafii

Kasih sayang itu indah, itu yang disampaikan seorang ibu di Rumah Amalia. beliau bertutur, keluarganya dilanda kemelut. Tiba-tiba suami meninggalkan dirinya dan anak-anaknya karena tergoda oleh perempuan lain. Ia kecewa dan sedih. Namun kemudian dilubuk hatinya yang paling dalam justru ia merasa sikapnya tidaklah baik, apalagi mengingat anak-anak yang masih membutuhkan dirinya. 'Aku harus kuat, tapi apa yang harus aku lakukan?' tanyanya pada diri sendiri. 'Berdoa! ya..berdoa bersyukur kepada Allah atas semua anugerahNya.' Ia menjawab sendiri pertanyaan itu. Sejak itu, ibu selalu berdoa dan mengucapkan syukur kepada Allah. Sedemikian kuat keyakinannya, setiap kali ada yang mengetuk pintu, ia membukakan pintu sambil berdoa, 'Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah, suamiku telah kembali.' Hal itu dilakukan tidak hanya sehari, dua hari melainkan bertahun-tahun.

Sampai pada suatu hari ada suara terdengar ketukan pintu rumahnya, 'Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah..' ucapnya belum sampai selesai dan pengetuk pintu begitu saja masuk mengejutkan dirinya. Ibu itu terpaku disaat seorang laki-laki bersimpuh dikakinya sambil menangis berurai air mata, 'Ma, maafkan saya! Saya sungguh menyesal.' Perempuan itu lalu memeluk suami dan mengucapkan doa, 'Alhamdulillah, terima kasih Ya Allah, suamiku telah kembali.'

Teman, berharaplah hanya kepada Allah. Allah mengabulkan disetiap harapan dan doa kita dengan cara yang tidak pernah kita duga, bila kita mampu untuk yakin dan percaya kepadaNya. Sebagaimana Firman Allah. 'Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rizki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang berserah diri kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendakiNya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia menghapus kesalahan-kesalahannya dan melipatgandakan pahalanya.' (QS. ath-Thalaq: 2-3).

Wassalam,
Muhamad Agus Syafii
---
Jadilah pejuang Kehidupan untuk sesama! Kami dari Rumah Amalia mengajak teman-teman untuk bergabung menjadi relawan di Rumah Amalia & pada kegiatan "Salam Untuk Rumah Amalia" (MULIA) Minggu, 17 Maret 2013. Jam 9.sd 12 siang di Rumah Amalia. Bila berkenan berpartisipasi Baju Baru, paket sembako, peralatan sekolah, perlengkapan sholat, buku bacaan, konsumsi. Kirimkan ke Rumah Amalia Jl. Subagyo IV blok ii, No. 24 Komplek Peruri, Ciledug, Tangerang 15151. Dukungan & partisipasi anda sangat berarti bagi kami. Info: agussyafii@yahoo.com atau SMS 087 8777 12 431, http://agussyafii.blogspot.com/

Paket wisata
Rumah dijual
Property Consultant
plazamuslim.com

Jumat, Januari 25, 2013

Ini dia 7 amalan pelancar rejeki

Setiap orang pasti mendambakan rezeki yang halal, baik, berkah, dan melimpah. Tentu, dengan rezeki tersebut seseorang dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dan untuk mendapatkannya, selain dengan bekerja keras secara ikhlas, tuntas dan cerdas, seseorang harus mengetahui amalan-amalan apa saja yang dapat memperlancar turunnya rezeki. 

Pertama, bertaubat dan memperbanyak istighfar. Allah Ta'ala berfirman :“Maka aku katakan kepada mereka: 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun-,niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh:10 – 12).

Dengan dalil ini, Imam Hasan Al-Bashri selalu menganjurkan kepada orang yang datang kepadanya karena masalah kekeringan, kemiskinan, kemandulan, paceklik dan lain sebagainya untuk selalu membaca istighfar.

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam juga bersabda, 

“Barangsiapa yang sering membaca istighfar, niscaya Allah akan menghilangkan segala kegundahan dan kesusahannya, serta dikaruniakan kepada rezeki yang tidak diduganya.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah)

Kedua, bertakwa. Yang dimaksud bertakwa di sini adalah menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Maka, bila kedua syarat ini telah terpenuhi dalam diri seorang muslim, dia berhak mendapatkan apa yang telah dijanjikan Allah Ta'ala melalui Kitab-Nya dan Sunnah Rasul-Nya.

Allah berfirman, “Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaq: 2 – 3)

“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.” (QS. Al-A’raf: 96)

Menurut Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu maknanya adalah, Allah pasti akan menambahkan kebajikan serta memudahkan rezeki bagi mereka dalam segala hal.

 Ketiga, tawakal. Makna tawakal menurut Imam Al-Ghazali adalah, menggantungkan hati kepada Allah semata. Jadi, tawakal adalah urusan hati sedangkan jasad ini berikhtiar dalam mencari nafkah. Allah Swt. berjanji bagi mereka yang bertawakal kepada-Nya bahwa Dia akan mencukupkan kebutuhan hidup mereka di dunia.
Allah Subhanah berfirman, “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (QS. Ath-Thalaq: 3).

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda, 

“Kalau seandainya kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, maka kamu akan dlimpahkan rezeki sebagaimana burung-burung yang diberi rezeki. Mereka terbang di pagi hari dalam keadaan lapar dan pulang di sore hari dalam keadaan kenyang.” (HR. Ahmad)

Keempat, memfokuskan hidup untuk ibadah. Yaitu, hendaknya kita menjalani hidup ini dengan niat ibadah. Bila kita mencari nafkah, niatkanlah untuk beribadah kepada Allah. Bila kita bersilaturahmi ke rumah teman, niatkanlah untuk ibadah. Dan seterusnya. Bila hidup kita tujukan dalam rangka beribadah kepada Allah, maka Allah telah berjanji untuk memberi kita kekayaan dan menjauhi kita dari kemiskinan.

Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda, 

“Sesungguhnya Allah Ta'ala. telah berfirman,

‘Hai Bani Adam, konsentrasikanlah dirimu untuk beribadah kepada-Ku, niscaya Aku akan penuhi hatimu dengan kekayaan dan Aku penuhi tanganmu dengan rezeki! Hai Bani Adam, janganlah kamu menjauhi Aku! Karena jika kamu berusaha untuk menjauhi-Ku, niscaya Aku akan penuhi hatimu dengan kemiskinan dan Aku akan  isi tanganmu dengan kesibukan.”  (HR. Hakim)

Kelima, silaturahim. Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda,

“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya maka sambunglah tali silaturahim.”  (HR. Bukhari)

Imam Ibnu Abu Hamzah berkata, “Silaturahim itu dapat terjalin dengan adanya harta, atau menolong ketika dibutuhkan, mencegah dari bahaya, muka yang berseri-seri, dan dengan doa.” Itulah sarana silaturahim yang hendaknya kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Keenam, sedekah. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan maka Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rizki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba': 39).

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261)

Betapapun sedikit apa yang kita sedekahkan dari apa yang Allah perintahkan kepada kita dan apa yang diperbolehkan-Nya, niscaya Dia akan menggantinya untuk kita di dunia, dan di akhirat kita akan diberi pahala dan ganjaran.

Ketujuh, berpagi-pagi dalam mencari nafkah. Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda,

“Ya Allah, berkahilah umatku di pagi-pagi mereka.” Maka, doa Rasulullah ini pasti dikabulkan oleh Allah.

Jika mengutus pasukan, maka Panglima Islam Shakhar Al-Ghamidi mengutusnya dipagi hari. Dia seorang pedagang yang memulai dagangannya di pagi hari, maka dia kaya raya. (HR. Abu Daud).

Di waktu pagi ini, kita temukan apa yang tidak ada di waktu lain, bahkan dalam kecerahan dan kesegaran udaranya. Allah menjadikan waktu ini sebagai berkah dalam rezeki. Bahkan sebagian ulama salaf apabila melihat salah satu anaknya tidur di pagi hari,maka a akan membentaknya dan berkata,

“Mengapa engkau tidur pada waktu di mana rezeki di bagi-bagikan?!”



 

Paket wisata
Rumah dijual
Property Consultant
plazamuslim.com

Belajar Wordpress GRATIS di sini...

Belajar Bisnis Online